Sentani, Papua Insight – Banjir yang terus melanda Sentani, Papua, disebabkan oleh drainase yang sempit dan bangunan yang menghalangi aliran air. Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana segera menertibkan bangunan-bangunan yang menjadi penyebab masalah ini.

Berdasarkan informasi, penyebab utama banjir di Sentani adalah drainase yang sempit dan adanya bangunan yang berdiri di jalur air. Hal ini menyebabkan penyumbatan aliran air, sehingga menyebabkan banjir berulang.

Titik krusial banjir adalah di depan kawasan 751. Selain itu, Pasar Baru juga mengalami sumbatan akibat bangunan tambahan dan rumput liar.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah berencana meminta pemilik bangunan di kawasan 751 dan Pasar Baru untuk mengosongkan dan membongkar infrastruktur yang menghambat aliran air.

Selain penertiban, pemerintah juga akan memperbesar parit-parit utama, terutama yang berada di jalur besar. Jika penanganan permanen dari Balai Besar Lambat dilakukan, pemerintah Kabupaten Jayapura akan turun langsung melakukan penanganan darurat.

“Penanganan akan kita lakukan terlebih dulu jika terjadi kondisi tidak normal yang membahayakan warga,” tegas Bupati Jayapura.