Indonesia Dipilih Jadi Ketua Dewan HAM PBB, Bukan Karena Kemajuan HAM

Jakarta – Indonesia telah terpilih menjadi Ketua Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (HAM PBB). Namun, Amnesty International mengkritik pemilihan ini, menyatakan bahwa itu bukan karena kemajuan HAM di Indonesia, melainkan karena Indonesia merupakan negara yang bergiliran memimpin kawasan Asia Pasifik.
Indonesia memegang posisi ini secara bergilir berdasarkan kawasan. Tahun ini, Asia Pasifik menjadi kawasan yang bergiliran. Meskipun Indonesia merupakan satu-satunya kandidat untuk posisi ini, Amnesty International menilai pemilihan ini tidak mencerminkan kondisi HAM di Indonesia.
Organisasi ini menyoroti bahwa catatan HAM Indonesia justru memburuk, dengan ribuan demonstran ditangkap dan banyak pembela HAM mengalami serangan. Selain itu, Kementerian HAM seringkali menolak rekomendasi PBB terkait perbaikan HAM.
Pemilihan ini menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Indonesia terhadap HAM, terutama mengingat laporan-laporan yang menunjukkan ketidaksesuaian antara tindakan pemerintah dengan standar HAM internasional.